DPK Barito Timur Dukung Program 1.000 Tenaga Kerja Terlatih Lewat Literasi Vokasional bagi Warga Binaan
0 menit baca
TAMIANG LAYANG, kabarrakyat62.com– Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kabupaten Barito Timur terus memperluas peran perpustakaan sebagai sarana pemberdayaan masyarakat. Melalui layanan Perpustakaan Keliling, DPK turut mendukung program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Barito Timur periode 2025–2030, yakni mencetak 1.000 tenaga kerja terlatih, dengan menghadirkan bahan bacaan vokasional bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Tamiang Layang, Kamis (30/7/2026).
Kegiatan tersebut merupakan agenda rutin Perpustakaan Keliling yang bertujuan meningkatkan budaya literasi sekaligus membekali warga binaan dengan pengetahuan praktis sebagai bekal keterampilan setelah menyelesaikan masa pembinaan.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Barito Timur, Ari Panan P. Lelo, S.H., mengatakan bahwa perpustakaan memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia, termasuk bagi warga binaan pemasyarakatan.
"Melalui kunjungan rutin Perpustakaan Keliling ke Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Tamiang Layang, kami ingin menumbuhkan dan melestarikan budaya membaca di kalangan warga binaan. Kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara DPK dan pihak rutan," ujarnya.
Ia menjelaskan, koleksi buku yang dibawa didominasi buku-buku ilmu terapan yang relevan dengan program pembinaan di dalam rutan. Materi bacaan tersebut mencakup berbagai bidang keterampilan, seperti pertanian, perikanan, perbengkelan, hingga pengolahan kuliner.
Menurut Ari, pengetahuan yang diperoleh dari bahan bacaan tersebut diharapkan dapat melengkapi pelatihan keterampilan yang selama ini diberikan kepada warga binaan, sehingga proses pembinaan menjadi lebih optimal, terarah, dan berorientasi pada kemandirian.
"Harapan kami, setelah menyelesaikan masa pembinaan, warga binaan telah memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan yang dapat dimanfaatkan untuk membangun kehidupan yang lebih baik, membuka peluang usaha, maupun memasuki dunia kerja," tambahnya.
Ia menegaskan bahwa akses terhadap informasi dan literasi merupakan bagian penting dalam proses pembinaan karena mampu memperluas wawasan, meningkatkan motivasi, serta menumbuhkan kepercayaan diri warga binaan untuk memulai kehidupan baru setelah kembali ke tengah masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, DPK Kabupaten Barito Timur juga menyerahkan cendera mata kepada perwakilan warga binaan sebagai simbol kepedulian sekaligus bentuk apresiasi dalam mempererat hubungan baik antara DPK dan keluarga besar Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Tamiang Layang.
Melalui kegiatan ini, DPK Kabupaten Barito Timur menegaskan komitmennya untuk menghadirkan layanan perpustakaan yang inklusif dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Perpustakaan tidak hanya berfungsi sebagai pusat literasi, tetapi juga menjadi mitra pembangunan daerah dalam mencetak sumber daya manusia yang terampil, produktif, dan siap berkontribusi bagi kemajuan Kabupaten Barito Timur.(Red).