BREAKING NEWS

Ketua TP PKK Bartim Ajak Masyarakat Berani Lawan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak


TAMIANG LAYANG, kabarrakyat62.com – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Barito Timur (Bartim), Ny. Misnawaty Yamin, mengajak seluruh masyarakat untuk tidak tinggal diam terhadap kekerasan terhadap perempuan dan anak. Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan sosialisasi pencegahan kekerasan yang digelar di Kecamatan Raren Batuah dan Kecamatan Dusun Tengah, Kabupaten Barito Timur, Rabu (26/8/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri camat, Ketua TP PKK kecamatan, Ketua TP PKK desa, serta para peserta sosialisasi. Ny. Misnawaty Yamin hadir dan membuka langsung kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa sosialisasi pencegahan kekerasan bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian dan kesadaran bersama terhadap perlindungan perempuan dan anak.

“Kegiatan ini menjadi ruang bagi kita untuk memperkuat kepedulian terhadap perempuan dan anak. Kekerasan dapat meninggalkan luka, bukan hanya pada tubuh, tetapi juga pada hati dan masa depan,” tegasnya.

Menurutnya, upaya pencegahan harus dimulai dari lingkungan terdekat, terutama keluarga. Keluarga harus menjadi tempat pertama bagi anak untuk merasa aman, didengar, dihargai, dan mendapatkan kasih sayang.

“Karena itu, mari kita bangun keluarga yang penuh perhatian. Dengarkan anak-anak kita, hargai perempuan di dalam keluarga, dan selesaikan masalah dengan komunikasi yang baik,” ajaknya.

Ny. Misnawaty juga mengingatkan bahwa kekerasan tidak selalu berbentuk tindakan fisik. Kekerasan dapat muncul melalui perkataan yang merendahkan, ancaman, tekanan, pengabaian, maupun perlakuan yang berdampak terhadap kondisi mental dan psikologis perempuan serta anak.

Karena itu, masyarakat perlu memiliki kepekaan untuk mengenali tanda-tanda kekerasan sejak dini. Kepedulian lingkungan sekitar dinilai sangat penting agar kasus kekerasan dapat dicegah sebelum berkembang dan menimbulkan dampak yang lebih besar.

“Jika melihat tanda-tanda kekerasan, jangan memilih diam. Kita harus peduli, membantu, dan mengarahkan kepada pihak yang dapat memberikan perlindungan,” ujarnya.

Ia juga mendorong jajaran pengurus dan kader TP PKK, khususnya di tingkat kecamatan dan desa, agar semakin aktif memberikan edukasi kepada masyarakat. Menurutnya, kader PKK memiliki posisi strategis karena bersentuhan langsung dengan keluarga dan masyarakat.

Edukasi mengenai pola asuh, komunikasi dalam keluarga, perlindungan anak, kesetaraan dalam keluarga, serta pencegahan kekerasan diharapkan dapat terus dilakukan hingga tingkat desa dan lingkungan masyarakat.

“PKK jangan hanya hadir dalam kegiatan, tetapi harus menjadi penggerak perubahan. Mari kita terus memberikan pemahaman kepada keluarga dan masyarakat agar semakin peka terhadap persoalan perempuan dan anak,” katanya.

Ny. Misnawaty berharap gerakan pencegahan kekerasan dapat menjadi gerakan bersama yang melibatkan keluarga, kader PKK, pemerintah desa, tokoh masyarakat, tenaga pendidik, serta seluruh unsur masyarakat.

“Anak-anak adalah masa depan kita. Perempuan adalah bagian penting dalam membangun keluarga dan masyarakat. Karena itu, sudah menjadi tanggung jawab kita bersama untuk memastikan mereka tumbuh dan hidup dalam lingkungan yang aman, nyaman, dan penuh kasih sayang,” pungkasnya.

Melalui kegiatan tersebut, TP PKK Kabupaten Barito Timur menegaskan bahwa perlindungan perempuan dan anak bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau lembaga tertentu, tetapi merupakan tanggung jawab bersama. Kesadaran tersebut diharapkan diwujudkan melalui keberanian untuk peduli, bersuara, dan mengambil tindakan ketika menemukan adanya indikasi kekerasan di lingkungan sekitar. (Red).
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar