BREAKING NEWS

Ketua TP PKK Bartim Turun ke Kecamatan, Gerakkan Kader Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak



TAMIANG LAYANG, kabarrakyat62.com– Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Barito Timur, Ny. Misnawaty M. Yamin, turun langsung ke sejumlah kecamatan untuk menggerakkan kader dalam upaya mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Gerakan tersebut diwujudkan melalui rangkaian Sosialisasi Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak yang dilaksanakan secara bertahap di 10 kecamatan se-Kabupaten Barito Timur. Kegiatan ini mengusung semangat 

“Mari Bergerak Bersama” untuk mewujudkan keluarga yang aman, harmonis, dan sejahtera menuju Bartim SEGAH.
Tahap pertama kegiatan dilaksanakan pada Kamis, 20 Agustus 2026, di Kecamatan Pematang Karau pada pagi hari dan Kecamatan Paku pada siang hingga sore hari.

Dalam kegiatan tersebut, Ny. Misnawaty tidak hanya menyampaikan materi, tetapi juga mendorong kader PKK agar berperan aktif dalam mencegah dan mendeteksi potensi kekerasan terhadap perempuan dan anak di lingkungan masing-masing.
Menurutnya, keluarga merupakan lingkungan pertama dan utama dalam memberikan rasa aman kepada perempuan dan anak. 

Karena itu, upaya pencegahan harus dimulai dari keluarga melalui komunikasi yang baik, saling menghormati, serta membangun kasih sayang.

“Kita ingin keluarga menjadi tempat yang aman bagi perempuan dan anak. Karena itu, mari kita mulai pencegahan dari keluarga kita sendiri, dengan membangun komunikasi yang baik, saling menghormati dan memberikan kasih sayang,” ujarnya.

Dari Sosialisasi Menjadi Komitmen Bersama
Kegiatan sosialisasi juga diperkuat dengan Ikrar Komitmen Bersama yang dipandu Ketua I Bidang Pembinaan dan Karakter Keluarga TP PKK Kabupaten Barito Timur, Ny. Rada Karuniani Garu.

Melalui ikrar tersebut, para kader dan peserta menyatakan komitmen untuk menolak segala bentuk kekerasan, membangun keluarga dengan kasih sayang dan komunikasi yang baik, tidak membiarkan terjadinya kekerasan, serta berani bersuara apabila menemukan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Komitmen itu kemudian ditegaskan melalui seruan bersama untuk mencegah kekerasan, melindungi perempuan dan anak, serta mewujudkan keluarga yang aman, harmonis, dan sejahtera.

Ny. Misnawaty menilai kader PKK memiliki posisi strategis karena bersentuhan langsung dengan keluarga dan masyarakat. Oleh sebab itu, kader diharapkan tidak sekadar menjadi peserta sosialisasi, tetapi mampu menjadi pelopor, penggerak, sekaligus penyampai edukasi mengenai pentingnya perlindungan perempuan dan anak.
Ia juga menitipkan tiga pesan kepada para kader, yakni peduli terhadap sesama, berani mencegah kekerasan, dan bersama-sama memberikan perlindungan.

“Mari kita tanamkan tiga hal: peduli terhadap sesama, berani mencegah kekerasan, dan bersama memberikan perlindungan,” ajaknya.

Sasar 10 Kecamatan
Rangkaian sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak tersebut menyasar seluruh 10 kecamatan di Kabupaten Barito Timur.

Dua kecamatan telah melaksanakan kegiatan pada tahap pertama, yakni Kecamatan Pematang Karau pada 20 Agustus 2026 pukul 08.00–11.30 WIB dan Kecamatan Paku pada pukul 13.00–16.30 WIB.

Selanjutnya, pada Rabu, 26 Agustus 2026, kegiatan dijadwalkan berlangsung di Kecamatan Raren Batuah pukul 08.00–11.30 WIB dan Kecamatan Dusun Tengah pukul 13.00–16.30 WIB.

Rangkaian berikutnya dijadwalkan sebagai berikut:

Kecamatan Dusun Timur – Jumat, 28 Agustus 2026, pukul 08.00–11.30 WIB.
Kecamatan Benua Lima – Jumat, 28 Agustus 2026, pukul 13.00–16.30 WIB.

Kecamatan Paju Epat – Selasa, 1 September 2026, pukul 08.00–11.30 WIB.
Kecamatan Karusen Janang – Selasa, 1 September 2026, pukul 13.00–16.30 WIB.

Kecamatan Awang – Kamis, 3 September 2026, pukul 08.00–11.30 WIB.
Kecamatan Patangkep Tutui – Kamis, 3 September 2026, pukul 13.00–16.30 WIB.

Melalui kegiatan tersebut, TP PKK Kabupaten Barito Timur menegaskan komitmennya untuk memperkuat ketahanan keluarga sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak merupakan tanggung jawab bersama.

Ny. Misnawaty berharap para kader yang telah mengikuti sosialisasi dapat meneruskan pesan tersebut kepada keluarga dan masyarakat di lingkungan masing-masing.

“Stop kekerasan terhadap perempuan dan anak. Lindungi perempuan, sayangi anak, dan jaga keluarga,” pesannya.

Dengan turun langsung ke kecamatan, TP PKK Kabupaten Barito Timur berupaya memastikan kampanye perlindungan perempuan dan anak tidak berhenti sebagai slogan, tetapi berkembang menjadi gerakan bersama yang dimulai dari keluarga, diperkuat kader, dan diteruskan kepada masyarakat.(Red).
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar