Bupati Bartim Cek Lokasi Calon Kantor BNK Kabupaten
0 menit baca
TAMIANG LAYANG, kabarrakyat62.com – Pemerintah Kabupaten Barito Timur menunjukkan keseriusannya dalam memperkuat upaya pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
Sebagai langkah nyata, bangunan eks Terminal Pasar Panas di Kelurahan Taniran, Kecamatan Benua Lima, disiapkan menjadi Kantor Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Barito Timur.
Kesiapan lokasi tersebut ditinjau langsung oleh Bupati Barito Timur M. Yamin bersama Wakil Bupati Adi Mula Nakalelu, didampingi Asisten I Setda Barito Timur Ari Panan P. Lelo serta sejumlah kepala perangkat daerah terkait, Kamis (9/7/2026).
Peninjauan dilakukan untuk memastikan kondisi bangunan yang akan direhabilitasi sebelum difungsikan sebagai kantor operasional BNK, yang nantinya menjadi ujung tombak pencegahan, rehabilitasi, dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika di Kabupaten Barito Timur.
Usai peninjauan, Bupati M. Yamin mengatakan bangunan eks terminal dipilih karena dinilai masih layak dimanfaatkan setelah melalui proses rehabilitasi dan penambahan fasilitas pendukung.
"Tujuan kami datang ke sini untuk melihat langsung kesiapan lokasi yang direncanakan menjadi Kantor Badan Narkotika Kabupaten Barito Timur. Bangunan ini akan direhabilitasi agar layak digunakan sebagai kantor operasional BNK," ujarnya.
Menurut Bupati, rehabilitasi bangunan akan dilaksanakan oleh perangkat daerah terkait dengan dukungan mitra Pemerintah Kabupaten Barito Timur, PT Rimau Group. Selain itu, pemerintah daerah juga akan melengkapi berbagai sarana dan prasarana sesuai standar operasional yang direkomendasikan Badan Narkotika Nasional (BNN).
"Bangunan ini akan kita rehabilitasi agar layak digunakan. Fasilitas pendukung juga akan kita lengkapi sesuai kebutuhan dari BNN. Pemerintah daerah pun akan menyiapkan sumber daya manusia yang nantinya membantu operasional BNK," katanya.
M. Yamin optimistis seluruh proses persiapan dapat dituntaskan pada tahun 2026 sehingga kantor BNK Barito Timur dapat segera beroperasi dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
"Mudah-mudahan tahun ini sudah bisa ditempati. Target kita operasional BNK bisa berjalan pada tahun 2026," tegasnya.
Ia menambahkan, pembentukan BNK merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Barito Timur dalam mendukung Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya memperkuat pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika yang saat ini menjadi ancaman serius.
Keberadaan BNK diharapkan mampu memperkuat langkah pencegahan, rehabilitasi, hingga penindakan terhadap penyalahgunaan narkoba sekaligus memberikan efek jera bagi para pelaku peredaran gelap narkotika.
"Permasalahan narkoba saat ini sudah sangat mengkhawatirkan. Dengan berdirinya BNK di Barito Timur nanti, kami berharap mampu menekan peredaran narkoba sekaligus memberikan efek jera kepada para pengedar narkoba," ungkapnya.
Sebagai tindak lanjut, Bupati M. Yamin dijadwalkan memaparkan secara langsung kesiapan pembentukan Badan Narkotika Kabupaten Barito Timur di hadapan BNN Pusat pada 14 Juli 2026.
Pemerintah Kabupaten Barito Timur berharap seluruh tahapan pembentukan BNK berjalan sesuai rencana sehingga keberadaannya menjadi instrumen strategis dalam mewujudkan Barito Timur yang aman, sehat, dan bebas dari ancaman penyalahgunaan narkotika. (Red).