BREAKING NEWS

Bunda Literasi Bartim Dorong Perpustakaan SMA Jadi Pusat Inovasi dan Laboratorium Ide Generasi Muda

TAMIANG LAYANG, kabarrakyat 62.com– Bunda Literasi Kabupaten Barito Timur, Ny. Misnawaty M. Yamin, mengajak seluruh sekolah menengah atas (SMA) menjadikan perpustakaan sebagai pusat lahirnya gagasan, inovasi, serta kepemimpinan generasi muda. Ajakan tersebut disampaikan saat memberikan arahan pada kegiatan Pembinaan Lomba Perpustakaan Sekolah Terbaik Tingkat SMA Tahun 2026 di SMAN 1 Tamiang Layang, Senin (27/7/2026).

Kegiatan ini dihadiri Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Barito Timur Ari Panan P. Lelo beserta jajaran, Kepala SMAN 1 Tamiang Layang, kepala perpustakaan, guru, pengelola perpustakaan, dan para siswa.

Dalam sambutannya, Ny. Misnawaty menegaskan bahwa jenjang SMA merupakan fase penting dalam membentuk kemampuan berpikir kritis peserta didik. Menurutnya, apabila pada jenjang sekolah dasar peserta didik dibangun fondasi membaca, maka di tingkat SMA mereka harus mampu membaca dunia, memahami data, menganalisis berbagai persoalan, serta mempersiapkan diri menghadapi tantangan masa depan.

"Kalau SD itu fondasi membaca, maka SMA adalah puncaknya berpikir. Kalian bukan lagi sekadar membaca cerita, tetapi membaca dunia, membaca data, membaca isu, dan membaca masa depan. Karena itu, perpustakaan SMA harus menjadi laboratorium ide, tempat berdiskusi, melakukan riset, dan melahirkan pemimpin masa depan Barito Timur," ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Bunda Literasi menyampaikan tiga pesan utama kepada seluruh pihak yang berperan dalam pengembangan budaya literasi di sekolah.

Kepada para siswa, ia mengajak agar menjadikan perpustakaan sebagai tempat yang dikunjungi karena rasa ingin tahu, bukan sekadar memenuhi kewajiban. Ia juga mendorong para pelajar untuk memperluas wawasan melalui berbagai bacaan, mulai dari kewirausahaan, teknologi, sejarah Dayak, hingga informasi mengenai peluang beasiswa sebagai bekal meraih cita-cita.

"Dari buku, kalian bisa membuka jalan menuju pendidikan yang lebih tinggi dan menjadi generasi yang mampu memimpin Barito Timur di masa depan," katanya.

Kepada kepala sekolah dan para guru, Ny. Misnawaty berharap perpustakaan benar-benar menjadi jantung sekolah yang hidup dengan beragam aktivitas literasi. Ia mengusulkan agar sekolah secara rutin menyelenggarakan bedah buku, diskusi isu-isu aktual, lomba menulis esai, hingga menghadirkan Pojok Karier Pelajar sebagai pusat informasi dan pendampingan bagi siswa dalam mengenali potensi diri, memilih jurusan pendidikan, serta merencanakan masa depan.

Menurutnya, keberadaan Pojok Karier akan membantu peserta didik memperoleh gambaran mengenai berbagai pilihan profesi dan jenjang pendidikan lanjutan yang sesuai dengan minat dan bakat masing-masing.

Sementara itu, kepada para pengelola perpustakaan, Bunda Literasi menyampaikan apresiasi atas dedikasi mereka dalam meningkatkan kualitas layanan perpustakaan di tengah perkembangan era digital. Ia mendorong para pustakawan untuk terus berinovasi melalui pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi budaya membaca, seperti membuat konten resensi buku di TikTok, menghadirkan program "Sehari Menjadi Pustakawan", hingga menciptakan sudut baca yang nyaman dan menarik bagi para pelajar.

"Menang atau kalah dalam lomba adalah hal yang biasa. Tetapi yang tidak boleh kalah adalah semangat kita membangun budaya baca di Barito Timur. Mari kita buktikan bahwa anak-anak Barito Timur tidak hanya berprestasi di bidang olahraga dan seni, tetapi juga unggul dalam literasi dan kemampuan berpikir," tegasnya.

Melalui kegiatan pembinaan ini, Pemerintah Kabupaten Barito Timur berharap seluruh sekolah dapat terus meningkatkan kualitas pengelolaan perpustakaan sekaligus memperkuat budaya literasi sebagai fondasi dalam mencetak generasi yang cerdas, kreatif, inovatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Mengakhiri sambutannya, Ny. Misnawaty mengajak seluruh peserta memanfaatkan kegiatan pembinaan sebagai momentum untuk belajar, berdiskusi, serta menghadirkan perubahan nyata dalam pengembangan perpustakaan sekolah.

"Dengan literasi, Generasi Barito Timur siap menjadi pemimpin masa depan," pungkasnya.(Red).
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar