BREAKING NEWS

DPK Barito Timur Dorong Pengembangan Desa Wisata Tematik Melalui Dukungan Literasi dan Agroteknologi

TAMIANG LAYANG, kabarrakyat62.com – Dalam rangka memperluas akses masyarakat terhadap bahan bacaan berkualitas sekaligus mendukung program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Barito Timur periode 2025–2030, khususnya pengembangan desa wisata tematik dan agroteknologi, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kabupaten Barito Timur melakukan kunjungan ke salah satu pelaku usaha mikro di Desa Haringen, Kecamatan Dusun Timur.

Kunjungan tersebut dilakukan ke Raffasya Garden, usaha rintisan milik pasangan suami istri Hendra Arsani dan Sarah Azhari. Usaha ini menjadi embrio pengembangan wisata kebun buah tropis yang dikelola secara mandiri dengan memanfaatkan potensi lokal.

Di tengah kesibukan mereka sebagai pekerja di salah satu perusahaan perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Barito Timur, keduanya tetap berkomitmen mengembangkan usaha berbasis pertanian tersebut. Menariknya, perjalanan Raffasya Garden berawal dari hobi sederhana merawat tanaman buah yang kemudian berkembang menjadi peluang usaha.

Berawal dari kecintaan terhadap tanaman buah-buahan, Sarah Azhari mulai memasarkan hasil kebun melalui media sosial. Strategi pemasaran secara daring tersebut perlahan membuat produk Raffasya Garden dikenal masyarakat dan membuka peluang pengembangan usaha yang lebih luas.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala DPK Kabupaten Barito Timur, Ari Panan P. Lelu, S.H., menyampaikan bahwa kunjungan tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap inovasi masyarakat, terutama pelaku usaha mikro yang memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata berbasis edukasi dan agroteknologi.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan dukungan sekaligus berbagi wawasan kewirausahaan yang inovatif kepada pemilik Raffasya Garden. Kami berdiskusi mengenai pengelolaan usaha, strategi pemasaran, hingga perawatan tanaman buah-buahan yang juga dapat dipelajari melalui berbagai referensi buku di Perpustakaan Daerah,” ujar Ari Panan.

Ia menjelaskan, perpustakaan saat ini tidak hanya berperan sebagai tempat membaca, tetapi juga menjadi pusat literasi yang mampu melahirkan gagasan kreatif dan produktif bagi masyarakat.

Menurutnya, penguatan literasi dapat menjadi salah satu faktor pendukung dalam mengembangkan potensi daerah, termasuk usaha berbasis sumber daya lokal yang memiliki nilai ekonomi dan edukasi.

“Kami berharap apa yang dirintis di Raffasya Garden dapat terus berkembang dan menjadi bagian dari pengembangan desa wisata tematik serta agroteknologi di Desa Haringen. Ini bukan hanya tentang membangun sebuah usaha, tetapi juga mendorong kemandirian, kreativitas, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Ari Panan optimistis, melalui kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, berbagai potensi lokal di Kabupaten Barito Timur dapat dikembangkan menjadi inovasi yang memberikan manfaat luas serta mendukung terwujudnya visi SEGAH, khususnya dalam mewujudkan masyarakat yang semakin sejahtera. (Red).
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar